Pengaruh Metode Bercerita terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas II SDN 065004 Terjun Medan Marelan

Authors

  • Mulida Toiyibah Sekolah Tinggi Keguruan dan ilmu Pendidikan Amal Bakti

Keywords:

metode bercerita, keterampilan berbicara, pembelajaran bahasa Indonesia, siswa sekolah dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode bercerita terhadap keterampilan berbicara siswa kelas II SDN 065004 Terjun Medan Marelan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterampilan berbicara siswa, ditunjukkan dengan kurang fasihnya pengucapan huruf, keterbatasan kosa kata, serta rendahnya keberanian mengemukakan pendapat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain true experimental design menggunakan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dengan metode bercerita dan kelas kontrol yang menggunakan metode bercakap-cakap. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa, masing-masing 20 siswa pada kelompok eksperimen dan 20 siswa pada kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan instrumen penilaian keterampilan berbicara yang mencakup aspek kelancaran, ketepatan kata, intonasi, urutan logis cerita, serta kemampuan menceritakan kembali isi cerita. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan berbicara siswa yang diajar menggunakan metode bercerita dengan nilai rata-rata post-test 85,25 dibandingkan dengan metode bercakap-cakap dengan rata-rata 75,50. Uji hipotesis membuktikan bahwa nilai signifikansi < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode bercerita berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa kelas II. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode bercerita sebagai alternatif strategi pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa.

References

Dewi, R. P. (2019). Pengaruh metode bercerita terhadap keterampilan berbicara anak di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 115–124.

Fatmawati, F., Anisa, L., Fauzi, F., Hary, A., & Yusrizal, Y. (2025). Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Model on Students’ Social Literacy. Journal of Practice Learning and Educational Development, 5(2), 630–639. https://doi.org/10.58737/jpled.v5i2.494

Fatmawati, F., & Yusrizal, Y. (2022). Pengaruh Teknologi dan Literasi terhadap Komunikasi Siswa Sekolah Dasar. Journal on Teacher Education, 3(3), 581–585.

Ibrahim, A. (2024). The effectiveness of storytelling in enhancing primary school students’ speaking skills. Journal of Language and Education, 12(1), 45–56.

Journal of Language Teaching and Research. (2022). Digital storytelling and its impact on students’ oral communication skills. Journal of Language Teaching and Research, 13(4), 785–794.

JPTAM. (2025). Pengaruh metode bercerita terhadap keterampilan berbicara siswa sekolah dasar: Systematic literature review. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 1120–1132.

Lestari, N. (2018). Metode bercerita untuk meningkatkan keberanian berbicara anak usia sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 4(2), 67–75.

Mazón, S. A., & Naranjo Corría, L. G. (2024). Digital storytelling as a pedagogical strategy to enhance oral skills in primary education. Teaching English with Technology, 24(1), 50–64.

Rahmatillah, N. (2023). Storytelling dengan media buku cerita bergambar untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(2), 134–143.

Saputra, H. (2024). Paired storytelling strategy to improve students’ speaking fluency in elementary schools. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 7(1), 21–30.

Sari, M., & Nuraini, D. (2020). Penerapan metode bercerita untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas rendah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 15(1), 12–21.

Siavichay-Márquez, D. (2022). Paired storytelling and speaking performance in young learners. International Journal of Instruction, 15(3), 355–372.

Spencer, T. D. (2023). Oral storytelling as an instructional approach: Effects on children’s narrative and language development. Early Childhood Research Quarterly, 64, 98–110.

Tarigan, H. G. (2015). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Yao, J., Li, H., & Zhang, W. (2025). Effects of oral narrative interventions on children’s speaking skills: A systematic review. Frontiers in Psychology, 16, 1–15.

Downloads

Published

2025-09-19

How to Cite

Toiyibah, M. (2025). Pengaruh Metode Bercerita terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas II SDN 065004 Terjun Medan Marelan. TERPADU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 3(2), 518–527. Retrieved from https://pelitaaksara.or.id/index.php/terpadu/article/view/74